Fakta Menarik Piala Eropa Euro 2020

101fantasytips.com – Mengapa UEFA mengganti pola tuan tempat tinggal di Piala Eropa 2020? Hal tersebut adalah bentuk perayaan, persisnya 60 tahun sesudah kejuaraan pertama diadakan yakni di 1960.

Piala Eropa 2020 mampu jadi kompetisi yang istimewa sebab UEFA memberikan peluang pada pencinta sepak bola di benua Eropa untuk merasai euforia jadi tuan tempat tinggal. Hal tersebut dapat jadi pesta sepak bola yang fantastis untuk teritori Eropa.

Eropa Euro 2020

Pola istimewa di Piala Eropa 2020 membuat UEFA harus membuat beberapa rekonsilasi. Disamping itu, ada UEFA Nations League membuat skema kwalifikasi bertambah lebih luas.

Untuk pertama kali , negara tuan tempat tinggal belum pasti mampu berhasil lolos dengan cara automatis ke Piala Eropa. Hal itu karena ada 12 negara yang mampu mengadakan laga dari babak group sampai pertandingan final Piala Eropa 2020.

 

Negara Tuan Rumah

Inggris mampu jadi tuan tempat tinggal pertandingan final Piala Eropa 2020.

Azerbaijan (Olympic Fase, Baku)

Denmark (Parke Fase, Kopenhagen)

Inggris (Wembley Fase, London)

Jerman (Allianz Ajang, Munchen)

Hongaria (Puskas Ajang, Budapest)

Italia (Stadio Olimpico, Roma)

Belanda (Johan Cruyff Ajang, Amsterdam)

Rep. Irlandia (Aviva Fase, Dublin)

Rumania (Ajang Nationala, Bukares)

Rusia (Krestovsky Fase, St. Petersburg)

Skotlandia (Hampden Park, Glasgow)

Spanyol (San Mames, Bilbao)

 

Set Kwalifikasi

Set kwalifikasi Piala Eropa 2020 dipisah jadi 10 group, yang terbagi dalam lima serta enam negara dengan tiap group.

Keseluruhan ada 55 negara Eropa yang ikut di babak kwalifikasi.

Dua club paling atas dari semasing group mampu mendapatkan ticket untuk ikuti putaran final Piala Eropa 2020.

Berarti ada 20 negara yang mampu berhasil lolos langsung ke kejuaraan itu.

Tidak lagi ada set play-off di antara negara yang tempati rangking ke-3 di kompetisi itu.

 

Pembagian Group

  • Grup A: Inggris, Rep. Ceska, Bulgaria, Montenegro, Kosovo.
  • Group B: Portugal, Ukraina, Serbia, Lithuania, Luksemburg.
  • Group C: Belanda, Jerman, Irlandia Utara, Estonia, Belarusia.
  • Group D: Swiss, Denmark, Rep. Irlandia, Georgia, Gibraltar.
  • Group E: Kroasia, Wales, Slowakia, Hongaria, Azerbaijan.
  • Group F: Spanyol, Swedia, Norwegia, Rumania, Kep. Faroe, Malta.
  • Group G: Polandia, Austria, Israel, Slovenia, Makedonia, Latvia.
  • Group H: Prancis, Islandia, Turki, Albania, Moldova, Andorra.
  • Group I: Belgia, Rusia, Skotlandia, Siprus, Kazakhstan, San Marino.
  • Group J: Italia, Bosnia-Herzegovina, Finlandia, Yunani, Armenia, Liechtenstein.

 

Apa Hubungan dengan UEFA Nations League?

UEFA Nations League membuahkan 16 juara group.

Semua juara group itu memperoleh kejelasan untuk ikuti set play-off persaingan perebutan ticket ke putaran final Piala Eropa 2020 bila tidak berhasil tempati tempat dua banyak di babak kwalifikasi.

Bila juara group UEFA Nations League dapat memperoleh ticket langsung lewat babak kwalifikasi, tempat mereka di set play-off mampu diganti oleh negara yang lain yang ada di rangking sesudahnya di babak group UEFA Nations League.

 

Juara Group UEFA Nations League

Liga A: Portugal, Inggris, Swiss, Belanda

Liga B: Ukraina, Denmark, Bosnia-Herzegovina, Swedia

Liga C: Finlandia, Norwegia, Skotlandia, Serbia

Liga D: Georgia, Belarusia, Makedonia, Kosovo